Syair-Syair Hâmdy bin Khălifah Abô Syihab
Suara Hati Orang-Orang Tertindas
Tiada kedamaian
tanpa keadilan
Tiada ketentraman
kecuali
bagi orang-orang
yang setia
dengan hak
orang-orang
yang berbicara
dengan hati nuraninya
Tanpa berpihak
kepada orang yang di penuhi kebencian dan kekerasan
Mereka bersama
kebenaran
Sejarah
menghormati mereka
Dalam mahkamah
keadilan atau wilayah umat
Selalu
mempertimbangkan apabila berkata........
Dan apabila
mengambil keputusan,
Dengan keadilan
bukan dengan
kekuatan dan ketamakan
Katakan kepada
orang-orang besar
yang kuku-kukunya
melilit manusia
Sesungguhnya
keabadian tidak pernah abadi
Tuhan
merubah-rubah keadaan hambanya
Maka, apakah kamu
akan memberitakan kehancuran mereka?
Para pemuda punya
hak di negeri mereka sendiri.
Jika tak dapat,
jangan segan-segan tumpahkan darah
Maka, bela semua
yang tertindas
Dan tebarkan
keadilan, karena
Keadilan akan
menumbuhkannya
Kalau bukan
keadilan
kamu takkan mampu
bangkit dan berdiri
Suratan telah
tertulis, bahwa
Tidak ada hak
bagi orang-orang dzalim dan penjajah, tapi
Politik
orang-orang kuat mengalihkannya kepada orang yang tak berakhlak
Dalam politik tak
ada agama yang menjadi pembela orang-orang dzalim
antara kawan dan
lawan
Agama politik
lahannya di dunia
Halal atau haram
tak mengapa
Ucapannya penuh
kebohongan
Dan hati
nuraninya telah dipenuhi ketamakan
Musuh-musuh itu
tercipta dari batu-batu keras
dan dari
ketamakan yang di tempel dengan besi panas
Tiada sesuatu
yang menyerupai keadilan
Sesungguhnya
keadilan memperbaiki segala-galanya
Dan memperbaiki
semua manusia.
Tentang Kekejaman Yahudi Terhadap Baitul Maqdis 1969
Dimana perasaan
belas kasih dan perasaan hati
Bahkan mana..
mana agama dan iman ?
Wahai umat yang
dibimbing oleh petunjuk
Yang jalannya
telah digariskan al-quran
Yang menjadikan
Jihad sebagai tujuan utamanya
Dan merobohkan
bangunan-bangunan Iblis
Serta membangun
sebuah negara di dalam istana keadilan
Dimana didalamnya
tak ada jarak antara budak dan raja
Berjalan,.... dan
pertolongan Tuhan berhadapan dengan para serdadu-serdadu mereka
Baik orang Persia
maupun orang Romawi
Coba lihatlah,..
Panji-panji kemuliaan berkibar-kibar, tapi Kebenaran hanya terdiam
Sementara mereka
sibuk berda’wah tentang Tuhan mereka
Dan setiap
teriakannya dibangun dengan kedzaliman
Melakukan apa
yang di perintahkan untuk agamanya
Tamak terhadap
kasih sayang Tuhannya
Mereka menganggap
diri mereka sebagai umat terbaik
Tak mau tahu
siapa pemilik negeri ini
Hingga mereka
hanya meninggalkan ketololan agamanya
Banyak menghina
dan terhina
Dan kedzaliman betindak sewenang-wenang di negeri
mereka
Setelah negeri
itu di injak-injak.
Al-quran telah
menggariskan
Kalau tidak
merubah takkan berubah
Dan ketika Yahudi
bertindak sewenang-wenang di tanah Quds
Mereka tidak hanya membakar Aqsa tapi juga mengotori
kesuciannya
Saya tidak dibenarkan tapi membenarkan apa yang terjadi
Demi Tuhan aku
orang sesat yang sedang bingung.
*(Dikutip dan
diterjemahkan oleh Hudriansyah dari buku beliau “el-Malâmeh es-Syakhsiyyah
wal el-Fanniyyah fi Syiarihî ” )
Komentar
Posting Komentar