Mahasiswa Standar Vs Mahasiswa Sejati


Mahasiswa standar selalu ditemani Cleopatranya, tapi terlalu sering lupa akan buku-bukunya,
Mahasiswa sejati juga tak pernah lupa bawa buku sebagai teman dikala sunyi.
Mahasiswa standar selalu menghayal jadi orang sukses,
Mahasiswa sejati selalu berusaha jadi yang terbaik.
Mahasiswa standar pegang muqarrar malam ujian,
Mahasiswa sejati muqarrar and diktat jadi makanan sehari-harinya.
Mahasiswa standar lebih baik ngorok di rumah or jadi hantu chating,
Mahasiswa sejati sedetik begitu berarti.
Mahasiswa standar masuk kuliah cari tahdid,
Mahasiswa sejati tanpa kuliah serasa tak berarti.
Mahasiswa standar belajar sebagai beban dan kewajiban,
Mahasiswa sejati  “belajar adalah hidupku”.
Mahasiswa standar selalu memikirkan kekurangan-kekurangannya,
Mahasiswa sejati selalu berusaha memperbaiki kekurangan-kekurangannya.
Mahasiswa standar mengharapkan waktu akan merubah dirinya,
Mahasiswa sejati selalu bertanya pada dirinya apakah hari ini lebih baik dari kemarin?
Mahasiswa standar selalu bertanya kepada orang lain mengapa aku bisa gagal ?
Mahasiswa sejati akan selalu menanyakan diri sendiri mengapa aku bisa gagal ?
Mahasiswa standar selalu merasa cukup dengan dirinya,
Mahasiswa sejati selalu merasa kurang dengan apa yang dia miliki.
Mahasiswa standar tiba masa tiba akal,
Mahasiswa sejati sedia payung sebelum hujan.
Mahasiswa standar hadapi cobaan dengan senyum getir kalo perlu kurung diri,
Mahasiswa sejati selalu hadapi masalah dengan senyum pepsodent.
Mahasiswa standar berpikir, kegagalan adalah akhir dari segalanya,
Mahasiswa sejati berpikir, jika tidak pernah gagal tidak bisa disebut mahasiswa sejati.
Selanjutnya terserah anda, kira-kira anda dimana ya ?

Kairo, 22 September 2003


                                                                                                       By, el-Borneo

                                
                                                                                             

Komentar

Postingan Populer